sabtu sore bersamamu

25 Mar

cacing-cacing ribut berdemo di ususku… menagih jatah sembako olahan… gara-gara sehari kemarin belum kuisi nasi sama sekali… sekali lagi,  AKU LUPA BELUM MAKAN

jam dinding menunjukkan waktu 14.20 ketika kuliah tambahan berakhir… lumayanlah, 2 sks yang benar-benar bermanfaat.. betapa tidak, ngga mungkin ngantuk atau ngobrol atau smsan (kalo yang ini sempet ding)… full konsen dah… maklum latihan Kimia Organik biasanya disingkat KO yang bener-bener bikin KO..

perutku sudah mulai mual… asam lambung meningkat… pastinya,, tidak ada bahan yang harus diolah… si asam lambung jadi kebingungan mau ngolah siapa… hehe… maafkan aku lambungku, yang sering lupa menyetok makanan padamu…

kulangkahkan kaki menuju depan lapangan badminton, yang di pojok situ tak lain adalah basecamp kami, puguh family,  yang kini sudah diduduki manusia-manusia lain… dan yang dulu aku selalu tertawa di situ, bercengkrama bersama keluarga keduaku… kini, aku hanya terduduk sepi menanti seorang diri… *mau ngajak omong sapa, aku ngga kenal* tapi, akhirnya kuputuskan menonton pingpong yang lumayan mengundang tawa… tertawa basi *muka sinis khas anak kecil*…

30 menit sudah aku menanti…ah, rasa bosan mulai hinggap menemani…
akhirnya kamu datang juga… aku menatapnya dengan rasa yang sedikit enggan… dengan alasan lapar (yang sangat), hujan (becek), pakai rok putih pula (cepet kotor nih), dan sendiri menanti dalam waktu yang lama (doing nothing, ahhh..)

tiba saatnya penentuan tempat makan… sudah kutebak!! apa lagi kalo bukan <b>LOTEK!!</b> huh!!
kupikir aku akan bete sepanjang jalan… memandangnya dengan muka masam… berbincang dengannya dengan ketus… bahkan mungkin aku akan diam, tidak secerewet biasanya… intinya aku ingin menunjukkan kalo aku kesal…

yang kupikir aku akan bete, ternyata aku malah ceria… mendengarnya berkata… kupikir tadi aku akan cemberut masam… eh eh, aku malah mesam-mesem… kukira aku ketus, ternyata aku bercerita dengan riang… dan ngga salah lagi, aku tetap cerewet seperti biasa… baru kali ini, ngendon lama banget di warung lotek… menanti hujan reda, dan…. sudahlah…

ah, Tuhan….
kemana rasa kesalku yang tiba-tiba hilang karena raut sejuknya???
yang datang hanya senyum-senyum-senyum yang tak pernah bisa kutahan…
sudahlah… aku menyerah… ngga mampu bertahan untuk tidak merasa bahagia bersamamu…

… ngga kerasa ya,, setengah tahun terlewat sudah…
masih bayi si… tapi…

terimakasih buat semuanya…
buat lotek dan teh hangatnya…

t’aime

4 Responses to “sabtu sore bersamamu”

  1. itikkecil March 25, 2009 at 7:50 am #

    makan apapun asal bersama dengan yang dekat di hati tentu akan terasa nikmat…

  2. imen March 25, 2009 at 3:20 pm #

    imen suka kata2nya mbka imus…
    jd ikut ngerasain….
    jd ingat dulu….
    awal2 baru jadian…
    pengennya marah besar…pengen ngambek…
    tp kalo’ udah di depan orangnya psti gak bisa….
    hahaha…

  3. joesatch yang legendaris March 25, 2009 at 5:17 pm #

    dooooooooooooooooooooooo…
    sok-sokaaaaaaaaaaaaaaaannnnnnnnn……….

  4. lumansupra March 30, 2009 at 11:03 am #

    makanan tah yang dibahas…🙂
    salam kenal…🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: