sebelum kau mengeluh

3 Dec

cerita sehari-hari di soetomo

sebelum kau mengeluh lapar,,

tidakkah kau lihat mereka disana “terpaksa” menahan lapar

demi menanti kepastian kabar suami, istri, atau anaknya yang belum sadar??

sebelum kau mengeluh lelah,,

tidakkah mereka juga lelah akan birokrasi instansi pemerintah untuk maskin??

tapi apa boleh buat, keadaan tak berdaya dan kebutuhan menebus pengobatan

yang membuatnya tidak lagi bisa merasa lelah..

sebelum kau mengeluh rindu,,

tidakkah kau lihat anak2 kecil yang mungkin baru saja kehilangan ibunya, atau ayahnya??

yang mereka tidak tau lagi kapan rindu mereka akan terobati??

sebelum kau mengeluh ingin pulang,,

tidakkah kau melihat pasien2 yang terbaring lemah juga merasakan hal yang sama

namun tidak mampu pulang karena tubuhnya yang lemah?

sebelum kau mengeluh,,

lihat saja orang-orang disana yang lebih menderita dari kita..

semoga kita senantiasa bersyukur akan udara yang kita hirup

akan imunitas kita yang setiap hari terpapar tapi antibodi kita masih mampu melawannya

akan semua nikmat dariNya yang tidak pernah bisa kita hitung satu per satu..

sebelum kau mengeluh,,

lihatlah mereka disana yang lebih membutuhkan pertolongan..

lantas, pantaskah kita mengeluh??

3 Responses to “sebelum kau mengeluh”

  1. irsyad araz March 1, 2011 at 7:20 am #

    puisi yang sngat menyntuh htiq..

  2. Febri Kusumowidagdo August 15, 2011 at 10:33 pm #

    izin copas ya
    like this banget deh….

  3. baju wanita November 4, 2011 at 4:11 am #

    bagus puisinya,,,,thanx ya udah share..salam kenal slalu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: