Bakmi Jawa Godhog

18 Apr

Hai hai hai

Finally I posted a note again. Setelah sekian lama hibernasi, skrg balik lagi niii. Tapi mohon maaf super sorry, karena saya blm bisa memutuskan apakah akan istiqomah atau tidak untuk menulis lagi seterusnya di blog ini, hmmm setidaknya dalam setahun ke depan. Karena eh karena, masih ada beberapa pekerjaan PE-ER yang menanti untuk disantap, eh dikerjakan.

Well, judulnya udah nggak nyambung sama prolognya. Hehehe… Posting pertama setelah hibernasi ini saya isi dengan resep masakan. Aheee… kerjaan emak-emak banget yaa.. Ini resep si sebenernya resep biasa, tapi di percobaan-percobaan sebelumnya rasanya aneh melulu, nggak pas!

Nhah, berhubung kali ini udah pas di lidah, diposting deh resep ini. Hehehehe.. coba-coba resep bakmi jawa ini dilakukan karena di Purwokerto, domisili superkecil saat ini, tidak belum ditemukan bakmi jawa seperti di jogja. Tekstur mi yang ada di Purwokerto ini gepeng dan lebar, nyaris seperti kwee tiauw. Jadi lebih nyemek atau jemek. Di lidah kami, superkecil dan suami, jadi terasa aneh. Maklum, lidah orang Jogja.. hehehehehehe…

Image

Bahan :

2 papan          Mie telor kering

2 ons               daging ayam

1 butir             Telur bebek (telur ayam juga boleh, tapi lebih enak telur bebek :D)

4 siung            Bawang putih

3 sdt               Udang rebon

2 sdt               Garam

1 butir            kemiri

2 sdt               merica bubuk

1 sdt               kecap manis

1 sdt               kecap asin

5 batang         Loncang, potong-potong

2 buah            tomat, belah menjadi 8 bagian

2 sdm              minyak goreng

250 ml             kaldu ayam

250 ml            air putih

Daun seledri yang dipotong kecil-kecil dan bawang merah goreng untuk taburan

Cara membuat

  1. Mie telor direndam dengan air sampai lemes, tidak kaku lagi. Kalo udah lemes, tiriskan supaya bebas air.
  2. Rebus daging ayam yang telah dicuci. Biasanya saya ngrebus ayamnya 2 kali. Rebusan pertama dibuang karena biasanya banyak lemaknya. Trus rebusan kedua yang dipake buat air kaldu.
  3. Daging ayam yang sudah direbus kemudian disuwir-suwir atau dipotong-potong.
  4. Haluskan bawang putih, udang rebon, garam, dan kemiri.
  5. Panaskan minyak goreng, kemudian tumis bumbu yang dihaluskan sampai sedikit berubah warna. Jangan sampe gosong yaaa
  6. Masukkan daging ayam suwir, tumis sebentar sampai merata dengan bumbu
  7. Masukkan loncang yang sudah dipotong, aduk sampai rata
  8. Masukkan tomat, aduk lagi sampe rata
  9. Masukkan mie telor, aduk lagi sampe rata, jangan bosen
  10. Tambahkan kecap manis dan kecap asin
  11. Tambahkan air kaldu dan air putih, aduk lagiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii
  12. Tambahkan garam secukupnya dan merica bubuk juga secukupnya
  13. Aduk sampai air mendidih
  14. Cicip dulu apa yang kurang
  15. Kalo udah pas bumbunya, pas rasanya, baru apinya dimatikan
  16. Sajikan dengan taburan seledri potong dan bawang merah goreng
  17. Terakhir dan penting banget nih, Baca do’a dulu sebelum makan..😆

Ayey.. selamat mencoba.. semoga berhasil !!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: